Pages

Sabtu, 23 Oktober 2010

= Catatan Awal =

Sesuatu yang diawali, lain waktu pasti akan mengakhirinya. Dengan hal itu, kita kan temukan beragam hal baru. Cerita tentang kehidupan, pengalaman, juga tentang konflik. Semua bukan untuk dipermasalahkan, melainkan semangat untuk menjadi suatu PELAJARAN kehidupan. 
Ada disaat waktu mulai mempertemukan kita, raga dan jiwa kita tak saling mengenal. Namun esok, waktu kan suguhkan beragam keunikan yang masing - masing masih tersimpan pada jatidiri kita. Elok ! 
Tepat disitulah, skenario Tuhan mulai berjalan. Menyambung satu per satu sel dari dalam diri merangkai sejuta jaringan yang entah masih belum pandai tuk' kita ketahui rencana-Nya.
Ada tawa pastilah mengandung duka, ada kesalahan pastilah ada pembenaran. 
Jalani saja, Lakukan yang terbaik pada forum kita.
Karna kita ini SATU.
GEOGRAFI : dahulu kita tak mengerti
GEOmurni : menyatukan satu opini kita
Cepat selesaikan dan sukseskan untuk segenap angkatan kita.





Salam SOLID GEOmurni'10 -  Universitas Negeri Semarang
»» Selengkapnya...

Kamis, 21 Oktober 2010

Berjalan, untuk belajar alam

Teringat lagu masa lalu soundtrack film kegemaranku ketika mengikuti acara pengenalan lingkungan di jurusanku saat itu. " Mendaki gunung, melewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera, bersama teman , berpetualang ". Senyum tak ada habisnya mendarat pada rona pipi kami. Semua senang melewati jalanan panjang yang memberi kesan berbeda pada tiap - tiap unsur yang kita pandang. Semuanya mengajarkan kita tentang banyak hal, yang utama adalah tentang ALAM. Ada yang berbeda ketika semua landscape terekam oleh mata. Ini semua adalah PELAJARAN alam dalam kemasan PERJALANAN. Belajar lingkungan berasas keruangan serta kewilayahan. Meneliti tanah, cuaca, serta letak ketinggian raga kita berpijak. Mengasyikan !
»» Selengkapnya...

Minggu, 26 September 2010

Kartografi Ouwooo Kartografi

Kartografi adalah suatu teknik yang secara mendasar dihubungkan dengan kegiatan memperkecil keruangan suatu daerah yang luas sebagian atau seluruh permukaan bumi, atau benda - benda angkasa yang menyajikan dalam suatu bentuk yang dapat mudah diobservasi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan observasi ( Drs. Sukwarjono dan Drs. Mas Sukoco, M.Sc. 1993. Pengetahuan Peta. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada. 2 )

Menurut ICA ( 1973 ) Kartografi dinyatakan sebagai seni, ilmu pengetahuan dan teknologi tentang pembuatan peta - peta, sekaligus mencakup studinya sebagai dokumen - dokumen ilmiah dan hasil karya seni.

Dimana PETA adalah suatu representasi / gambaran unsur - unsur atau kenampakan - kenampakan abstrak, yang dipilih dari permukaan bumi, atau yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda - benda angkasa, dan umumnya digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil / diskalakan ( menurut International Cartographic Association )

Dalam geografi, kartografi merupakan nyawa dari ilmu geografi itu sendiri ( begitu yang diungkapkan dosen saya ). Tidak mungkin dipisahkan apalagi diganggu gugat dalam keberadaannya. Keduanya saling berhubungan, sehingga menyatukan pemikiran orang awam bahwa geografi ya peta.




Namun tahu tidak, dalam pelaksanaanya. Sungguh tak semudah yang seperti orang - orang tafsirkan. Menjadi geografer pemula sungguh berat perjalannya ( menurut saya ). Dimulai dengan ketelitian penggambaran hingga entah materi apa yang akan saya dapatkan nantinya. Seperti yang tugas saya kerjakan ( gambar peta buatan saya yang pertama ). Campur aduk rasanya tumpah ruah mengerjakan tugas pertama dalam praktikum kartografi tersebut. Dari ketersediaan alat, cara kerja yang lumayan rumit, hingga kesabaran yang perlu digali lebih dalam. Dan akhirnya satu tugas kartografi selesai saya kerjakan. Apapun hasil tersebut akan saya syukuri, menjalani satu demi satu kemampuan dasar untuk menjadi ahli geografi sebenarnya. Sedikit menjadi ruang pamer sekaligus pembelajaran saya untuk menjadi ahli geografi yang lebih baik. Mohon saran beserta dukungannya. Let's Discuss, bibehh  ^_^

»» Selengkapnya...

Kamis, 09 September 2010

Arti Penting Pendekatan dalam Paradigma Geografi


Dalam menghampiri, menganalisis gejala dan permasalahan suatu ilmu (sains), maka diperlukan suatu metode pendekatan (approach method). Metode pendekatan inilah yang digunakan untuk membedakan kajian geografi dengan ilmu lainnya, meskipun obyek kajiannya sama. Metode pendekatan ini terbagi 3 macam bentuk pendekatan antara lain: pendekatan keruangan, pendekatan ekologi/kelingkungan dan pendekatan kewilayahan.
  1. Keruangan, analisis yang perlu diperhatikan adalah penyebaran, penggunaan ruang dan perencanaan ruang. Dalam analisis peruangan dikumpulkan data ruang disuatu tempat atau wilayah yang terdiri dari data titik (point), data bidang (areal) dan data garis (line) meliputi jalan dan sungai.
  2. Kelingkungan, yaitu menerapkan konsep ekosistem dalam mengkaji suatu permasalahan geografi, fenomena, gaya dan masalah mempunyai keterkaitan aspek fisik dengan aspek manusia dalam suatu ruang.
  3. Kewilayahan, yang dikaji yaitu tentang penyebaran fenomena, gaya dan masalah dalam ruangan, interaksi antar/variabel manusia dan variabel fisik lingkungannya yang saling terkait dan mempengaruhi satu sama lainnya. Karena pendekatan kewilayahan merupakan perpaduan antara pendekatan keruangan dan kelingkungan, maka kajiannya adalah perpaduan antara keduanya.
Pendekatan keruangan, pendekatan kelingkungan dan pendekatan kewilayahan dalam kerjanya merupakan satu kesatuan yang utuh. Pendekatan yang terpadu inilah yang disebut pendekatan geografi. Jadi fenomena, gejala dan masalah ditinjau penyebaran keruangannya, keterkaitan antara berbagai unit ekosistem dalam ruang. Penerapan pendekatan geografi terhadap gejala dan permasalahan dapat menghasilkan berbagai alternatif-alternatif pemecahan masalah.
»» Selengkapnya...